Wednesday, 20 September 2023

Angsa yang disalahpahami

By Cyuppy at 9/20/2023 03:46:00 pm

Sang langit mengukir kisahnya, beberapa hari telah berlalu dan langit masih berwarna kelabu, awan mulai terisi penuh hingga terlihat seakan ingin turun, awan tampak gelisah. Sang angin berlarian mengempas keheningan..

Tetesan pertama dari langit mulai jatuh, hujan yang biasanya memberikan kesejukan dan rasa damai kini terasa dingin dan menebar rasa sedih bahkan hembusan angin yang bertiup seakan ingin menyampaikan kekhawatiran...

Aku masih seperti ini,

Diantara rerumputan yang lembab, diantara langit yang menjatuhkan rinai dan hamparan rumput yang mulai basah...

Sayup terdengar nafasku yang mulai bergemuruh, mataku mulai basah.. Aku melepas tangisku, berharap alam mengusap lembut air mataku..

Dingin telah memelukku, perasaan haus akan rasa hangat mulai mengalir, seperti es yang ingin mencair begitu juga hatiku.. menantikan musim semi setelah musim dingin.. 

Rasa lelah yang selalu menumpuk setiap harinya, perasaan yang ingin menghilang seperti angsa yang menenggelamkan dirinya.. disinlah aku sekarang...

Terjebak di dunia yang mementingkan ego dan harga diri... berenang di tengah lautan, harapan yang perlahan mulai pupus untuk dapat menepi.. meski telah meminum sebanyak apapun air lautan, rasa dahaga tak kan pernah hilang... 

Hal yang dibutuhkan bukanlah hal seluar biasa itu, aku tak butuh lautan yang tak melepas dahagaku, tak butuh seluas itu untuk dapat berenang bebas..

Mereka menganggapku beruntung, seekor angsa yang elegan..

Tapi tidak! seperti halnya angsa yang sedang berenang, dengan tenang dan anggun seolah tak ada kekhawatiran.. tapi mereka tak tau, tak ada yang tau, tak ada yang menyadari bahwa kakiku berjuang sekuat tenaga untuk dapat mempertahankan tubuh itu agar tetap bisa berada diatas permukaan air... penuh kecemasan, tuntutan dan tekanan... 

Bahkan lautan tak memihakku, mereka acuh dan tak mau mengerti..ombak mengabaikanku, aruspun tak mau membantuku menepi..

Pupil mataku mengikuti hilir angin dan kulihat disana padang rumput yang bergoyang, kelopak mataku mulai lelah, kubiarkan ia turun..

Sekarang indraku sedikit turun, sayup terdengar senandung padang rumput yang bersalaman dengan sang angin, tenang.. diluar terasa tenang tapi apakah kau tahu, didalam sini.. dikepalaku seperti topan dan guntur, mereka sangat berisik...

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda ;
Komentar tidak boleh mengandung unsur SARA, pelecehan atau kata-kata kotor :) Terima Kasih

 

Here I Am 💕 After Everything I’ve Been Through, Still Choosing To Believe That Better Days Are Waiting For Me.🖤